“Petaka!!!” Mina berteriak lantang dan menghampiri Raina yang tengah sibuk menyiram tanaman di halaman rumahnya
nafas Mina tak beraturan, wajahnya terlihat pucat dan keringatnya bercucuran tanpa henti, raut wajahnya menandakan bahwa dia tidak baik-baik saja
Raina yang melihat kondisi Mina merasa sangat khawatir dan secara refleks membuang selang yang ia gunakan untuk menyiram tanaman ke sembarang arah
“l-lo kenapa na?” Raina menyentuh tangan Mina sembari menuntunnya berjalan menuju kursi yang ada pojok teras rumahnya “duduk dulu” lanjut Raina
“Rai” lirih Mina parau
“iya, kenapa? lo kenapa?” Raina semakin mempererat genggaman tangannya pada tangan Mina
“lo beneran suka sama Satrio?” Mina berucap pelan dan menatap Raina dengan tatapan yang sulit diartikan
mendengar pertanyaan semacam itu membuat ekspresi Raina berubah menjadi datar, Raina membuang muka dan mendadak melepaskan genggaman tangannya dari Mina
melihat perubahan ekspresi dan sikap Raina membuat Mina merasa tak enak, ia ingat betul bahwa beberapa hari yang lalu mereka sempat bertengkar karena ternyata keduanya menyukai pria yang sama
“Rai, gue minta maaf soal kejadian beberapa hari yang lalu tapi gue pengen ngasih tau lo tentang fakta yang berhubungan dengan Satrio”
Raina kembali menatap Mina, menantikan kelanjutan dari perkataan Mina tadi, fakta apa yang sebenarnya ia maksud?
“lo harus lupain Satrio” Mina membuang nafasnya kasar “dia bukan dari keturunan yang baik” lanjut Mina
Raina mengerutkan keningnya, ia heran mengapa Mina bisa berkata demikian padahal Raina dan Mina tau bahwa Satrio adalah laki-laki yang sangat religius dan keluarganya pun terkenal sebagai keluarga yang taat pada agama
“gue tau apa yang lo pikirin Rai, gue tau ini sulit untuk dipercaya tapi keluarga gue korbannya” Mina menjeda ucapannya “keluarga Satrio memiliki silsilah keturunan pemilik ilmu hitam” bisik Mina
Raina menelan salivanya, ia menutup mulutnya tak percaya
“sebenarnya bukan Satrio pelaku utamanya tapi kakak perempuannya, beberapa waktu yang lalu ada yang selalu ngintai rumah gue dan kebetulan kakek gue lagi sakit, terus tiap tengah malem selalu ada suara cakaran diluar rumah dan ternyata itu perbuatan kakak perempuannya Satrio” Mina menarik nafas pelan
“dia jelmaan tuselaq dan lo pasti tau kalau ilmu hitam itu bisa diturunkan tujuh turunan walaupun keturunannya tidak ingin menjadi seperti itu namun itu sudah menjadi takdirnya, lo nggak mau kan kalau keturunan lo nantinya akan menjadi tuselaq?”